“Tetap wartawan-wartawan terus saja menulis bahwa aku ini seorang 'budak Moskow'. Baiklah kujelaskan sekali lagi dan untuk terakhir kali. Aku bukan, tidak pernah dan tidak mungkin menjadi seorang komunis. Aku membungkukkan diri ke Moskow? Setiap orang yang pernah dekat dengan Sukarno mengetahui, dia memiliki ego yang terlalu besar untuk bisa menjadi budak dari seseorang, kecuali budak dari rakyatnya. Aku memiliki ego. Itu kuakui. Tapi apakah seorang yang tanpa ego bisa mempersatukan 10.000 pulau menjadi satu bangsa. Dan aku memang tinggi hati. Siapa pula yang tidak demikian? Bukankah setiap orang ingin mendapat pujian?”
Quote by Cindy Adams
Work
Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Browse quotes and source details for this work. more
Author
You May Also Like
“Lebih oenting dari bahasa kata-kata yang tertulis adalah bahasa yang keluar dari lubuk hati.”
Source: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Source: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Source: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Source: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
“Itulah sebabnya mengapa persoalan-persoalan Asia harus diselesaikan dengan cara Asia.”
Source: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
“Semboyan negeri kami adalah Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tetapi satu.”
Source: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Source: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Source: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
“Makahan waktu itu nasibku adalah untuk menaklukkan, bukan untuk ditaklukkan.”
Source: Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
