Quotessence
Home / Quotes / Quote by P.C. Cast

Quote by P.C. Cast

“I waited for my thighs and butt to uncramp. Of course, they didn't know the loosening rule. They were screaming things like *Are you crazy? Do you know we're thirty-five years old? Sit down and feed us a Twinkie!”

Quote by P.C. Cast

Work

Divine By Mistake

This book appears to explore themes related to misunderstanding, coincidence, or unexpected encounters with what might be considered divine, sacred, or spiritual elements. The title implies that some event or realization occurred by accident or chance rather than through intentional seeking, suggesting an exploration of how meaningful or transformative experiences sometimes arise through unintended circumstances. The nature and content of this particular work cannot be reliably detailed without additional identifying information such as author or publication details. more

Author

P.C. Cast

Browse famous quotes and profile details for P.C. Cast. more

You May Also Like

“Siapa yang menuntut ilmu dengan niat yang ikhlas, dia mendapat kehormatan sebagai mujahid, pejuang Allah. Bahkan kalau mati dalam proses mencari ilmu, dia akan diganjar dengan gelar syahid, dan berhak mendapat derajat premium di akhirat nanti. Tidak main-main, Rasulullah sendiri yang mengatakan agar kita menuntut ilmu dari orok sampai menjelang jatah umur kita expired. Uthlub ilma minal mahdi ila lahdi. Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat.”

“Dulu kami tidak takut bermimpi, walau sejujurnya juga tidak tahu bagaimana merealisasikannya. Tapi lihatlah hari ini. Setelah kami mengerahkan segala ikhtiar dan menggenapkan dengan doa, Tuhan mengirim benua impian ke pelukan masing-masing. Kun fayakun, maka semula awan impian, kini hidup yang nyata. Kami berenam telah berada di lima negara yang berbeda. Di lima menara impian kami. Jangan pernah remehkan impian, walau setinggi apapun. Tuhan sungguh Maha Mendengar”

“Resep lainnya adalah tidak pernah mengizinkan diri kalian dipengaruhi oleh unsur di luar diri kalian. Oleh siapa pun, apa pun, dan suasana bagaimana pun. Artinya, jangan mau sedih, marah, kecewa, dan takut karena ada faktor luar. Kalianlah yang berkuasa terhadap diri kalian sendiri, jangan serahkan kekuasaan kepada orang lain. Orang boleh menodong senapan, tapi kalian punya pilihan, untuk takut atau tetap tegar. Kalian punya pilihan di lapisan diri kalian paling dalam, dan itu tidak ada hubungannya dengan pengaruh luar.”