Quote image editor
“Mengapa kita harus tenggelam terus dalam dikotomi “baru” dan “lama” hanya karena sejumlah orang jadi meninggal dan sejumlah orang jadi dewasa?” — Goenawan Mohamad
Mengapa kita harus tenggelam terus dalam dikotomi “baru” dan “lama” hanya karena sejumlah orang jadi meninggal dan sejumlah orang jadi dewasa?