“Ayah bunda, kucintai kau berdua seperti aku mencintai surga...”
Source: Untuk Bunda dan Dunia
“Ayah bunda, kucintai kau berdua seperti aku mencintai surga...”
“Ayah adalah yang teristimewa di dunia sebab dari keringatnya ia memberi tapak untuk melangkah.”
“Pada setiap napasnya ayah memancangkan tiang-tiang asa agar langkahmu sampai pada bianglala”