“You must become a free man so that you have “Sidik Paningal; Java” (lucidity and precision of sight). Later, you achieve the peak of detachment of sight (Ma’rifat), where you see something to the horizon with great clarity. Do not take another step before you are certain that the path you take is the right one. Failure is another matter; what matters is precision.” FailurePrecisionLucidityMa Rifat Author:Emha AInun NAdjib
“Generasi kempong tidak punya waktu dan tidak memiliki tradisi untuk tahu beda antara kalimat sindiran dengan bukan sindiran. Tak tahu apa itu ironi, sarkasme, sanepan, istidraj ... Generasi kempong sangat rentan terhadap apa saja, termasuk informasi ... Tidak ada etos kerja. Tidak ada ideologi dharma, atau falya’mal ‘amalan shalihan ... Yang dipunyai hanya obsesi hasil, khayal kepemilikan dan kenikmatan.” Inspiration Author:Emha AInun NAdjib
“Hanya sunyi, yang sanggup mengajarkan kita, untuk tak mendua.” Spirituality Author:Emha AInun NAdjib
“Manusia Indonesia tidak jera ditangkap sebagai koruptor, tetapi berpikir besok harus lebih matang strategi korupsinya. Mereka melakukan hal-hal melebihi saran setan dan ajaran iblis, pada saat yang sama bersikap melebihi Tuhan dan Nabi” ReligionSocial Author:Emha AInun NAdjib
“Iblis tidak berjarak dengan diri kita, dengan karakter budaya, politik dan pasar sejarah kita. Malah Tuhan yang jaraknya cenderung semakin menjauh dari kita, kecuali pas kita perlukan untuk memperoleh keuntungan atau mentopengi muka. Akan tetapi dalam kehidupan kita Iblis bukan fakta. Ia hanya simbol. Idiom. Icon. Hanya abstraksi untuk menuding “kambing hitam”. Atau Tuhan kita perlukan untuk kapitalisasi karier, bisnis pendidikan, usaha dagang sedekah dan industri zakat, kostum religi perbankan dan bermacam-macam lagi dusta liberal penyelenggaraan kapitalisme kita.” IndonesiaManusiaTuhanIblis Author:Emha AInun NAdjib
“Apa gunanya ilmu kalau tidak memperluas jiwa seseorang sehingga ia berlaku seperti samudera yang menampung sampah-sampah. Apa gunanya kepandaian kalau tidak memperbesar kepribadian seseorang sehingga ia makin sanggup memahami orang lain?” IlmuJiwaPribadiSamuderaSampah Author:Emha AInun NAdjib
“Rakyat berasal dari kata ro'iyah artinya kepemimpinan, maka rakyat hakekatnya pemimpin tertinggi diatas presiden, gubernur dan lain sebagainya. Umat dari kata umm artinya ibu yaitu serumpun, sekelompok, segolongan, dan masyarakat dari kata syirkah artinya berserikat yaitu beberapa kelompok yang mempunyai tujuan yang sama.” MasyarakatRakyatKepemimpinanUmat Author:Emha AInun NAdjib
“Kejahatan adalah nafsu yang terdidik. Kepandaian, seringkali, adalah kelicikan yang menyamar. Adapun kebodohan, acapkali, adalah kebaikan yang bernasib buruk. Kelalaian adalah itikad baik yang terlalu polos. Dan kelemahan adalah kemuliaan hati yang berlebihan.” KejahatanKebodohanKelalaianKepandaian Book:OPLeS: Opini Plesetan Source: OPLeS: Opini Plesetan
“Kita sangat sukar dan malas untuk memahami dan berjalan antara Baina wasilah wal ghoyyah, mana numpang mana lewat, mana syariah mana tarekat, mana alat mana tujuan. Cukup sulit dan tak punya logika dalam memandang mana latta (tokoh), mana uzza (idola), sungguh keadaan yang sangat mencemaskan tingkat degradasi nilai-nilai akhlak hidup hari-hari ini.” HakikatSyariatEanEmha Author:Emha AInun NAdjib