“Saatnya angin berbau asin datang dari laut. Hari ini, aku akan bermain gekkin untukmu. Suara denting senar melebur bersama udara, meresap dalam panca indera. Terlihat seperti wewangian apakah nada-nada ini... Dengan terlahirnya lagu ini, keberadaanmu mendapatkan makna baru. Kalau bersedia, bernyanyilah bersamaku. Masih ada waktu sebelum gelap. Waktu yang paling indah.” MusicHumilityModestyMono No Aware Book:ヨコハマ買い出し紀行 4 [Yokohama Kaidashi Kikou 4] Source: ヨコハマ買い出し紀行 4 [Yokohama Kaidashi Kikou 4]