“Sandaran Jiwa: "sekejap kita ke tepian setelah mengejar bayangan dan menjadikannya naungan. kesibukan telah menjadi perangkap dalam laju dunia yang penuh asap. kita menepi sesaat menarik nafas abadi membuang sandaran nisbi mengosongkan keinginan untuk perjalanan ruh. kita hanya musafir yang melintas, memantas diri untuk ke seberang hakiki".” InspirasiRenunganHikmah Author:taufik sentana