“NOSTALGI = TRANSENDENSI Nostalgi sama dengan transendensi betul, ini permainan kata lagi-lagi kata asing tapi apa sih yang tidak asing tapi itu hanya ilusi kembali pada nostalgi berarti kehilangan yang dulu-dulu dibayangkan hanya tidak mencekam lagi, karena lembut dengan ironi saat kini yang berkilas balik siapa tahu nanti … kini — dulu — nanti, teratasi bukankah itu transendensi?” NostalgiaPuisiPermainan Kata Book:Nostalgi = Transendensi Source: Nostalgi = Transendensi
“Calon Arang, nasibmu yang malang demi cinta lalu menghukum seluruh negeri tapi anak sendiri mengkhianati, demi cinta menjadi geram demi cinta dimusnahkan oleh pendeta” WomenWomen EmpowermentWomen S Right Book:Calon arang: Kisah perempuan korban patriarki : prosa lirik Source: Calon arang: Kisah perempuan korban patriarki : prosa lirik
“Itulah yang disebut misogini yang menurut psikoanalisa sangat dalam akarnya: kalau disebut wanita itu makhluk lemah lalu harus dilindungi, itu tidak benar dua-duanya Lemah? Ia lebih bertahan di hari tua dan sebagai balita dilindungi? Lebih tepatnya dieksploitasi yang penting harus dikekang kebebasannya. Jelas lagi dia punya dua kelebihan ialah dapat melahirkan anak, dan setiap saat tidak menunggu ereksi, siap bersenggama itu sangat dicemburui pria lalu apa ulahnya?” WomenWomen EmpowermentWomen S Right Book:Calon arang: Kisah perempuan korban patriarki : prosa lirik Source: Calon arang: Kisah perempuan korban patriarki : prosa lirik