“Bagaimana mungkin seseorang memiliki keinginan untuk mengurai kembali benang yang tak terkirakan jumlahnya dalam selembar saputangan yang telah ditenunnya sendiri. Bagaimana mungkin seseorang bisa mendadak terbebaskan dari jaringan benang yang susun-bersusun, silang-menyilang, timpa-menimpa dengan rapi di selembar saputangan yang sudah bertahun-tahun lamanya ditenun dengan sabar oleh jari-jarinya sendiri oleh kesunyiannya sendiri oleh ketabahannya sendiri oleh tarikan dan hembusan napasnya sendiri oleh rintik waktu dalam benaknya sendiri oleh kerinduannya sendiri oleh penghayatannya sendiri tentang hubungan-hubungan pelik antara perempuan dan laki-laki yang tinggal di sebuah ruangan kedap suara yang bernama kasih sayang. Bagaimana mungkin. (66)”
Quote by Sapardi Djoko Damono
Book:Hujan Bulan Juni
Work
Hujan Bulan Juni
Browse quotes and source details for this work. more
Author
You May Also Like
“Engkau duduk disampingku, dan aku perkuat bahu kananku untuk kau bersandar..”
Source: Mengunjungi Hujan yang Berteduh di Matamu
Source: Man's Defender
“They won't be a right be a right time, Thea, it doesn't exist. Just get it over with”
Source: Hooked
“Dibuka pintu langit cukup luas rahmat Dia. Dibuka pintu tanah sekadar muat jasad engkau.”
Source: Langit Membuka Lipatan
“Dr. Imran: Apa yang kita boleh buat sekarang hanyalah tunggu. Kamariah: Dan berdoa.”
Source: Zuriat
Source: Brianna dan Bottomwise
Source: Melukis Asa
Source: Catatan Pinggir 7
