“Seakan takada habisnya, ketidakadilan selalu datang silih berganti di negeri sekecil ini. Berbagai macam cara dan alasan diberdayakan semaksimal mungkin dengan tujuan untuk mengotak-atik hukum supaya bisa berjalan (semau gue).”
Quote by Robi Aulia Abdi
Author
You May Also Like
Source: Sommer 1914: Zwischen Begeisterung und Angst - wie Deutsche den Kriegsbeginn erlebten
Source: Baba Dunjas letzte Liebe
“Siapa yang jujur? Siapa yang bohong? Di tempat kami, semua itu omong kosong.”
“Orang yang humoris, ganteng, dan puitis itu barangkali adalah takhayul, semacam pembangunan.”
Source: Moteld: texter mot nyliberalismens utbredning
Source: Befreiung vom Überfluss