“[log_antara_sinyal_dan_rindu_v2_fragmented] …halo Yang? — …alo… (unstable signal) Apa kaudengar suaraku? suaramu bergoyang, terdengar seperti dari masa depan. masa lalu— selalu lebih cepat dari waktu. aku hanya menunggu sinkronisasi. Kau memanggilku “Sayang” tadi, ya? tapi kata itu retak terbagi dalam paket data yang hilang. Yang. Say. Sayang.. kadang nama terasa seperti kesalahan ketik. tapi doa… tetap terkirim. Aku melihatmu lewat jendela pixel. Ada kabut di antara mata kita. Apakah itu air mata? atau noise? itu rindu yang hilang bentuk. Tuhan menulis ulang cintaku dengan font yang tak bisa dibaca sistemmu. (ada dengung panjang) —aku menekan enter tapi hurufnya menolak turun. seolah dunia menahan setiap pengakuan. diamlah sebentar. biarkan yang hilang memantul kembali biarkan pesanmu menemukan ritmenya sendiri. [error_451: connection timed out] aku masih mendengar. meski hanya serpih biner di antara gugus doa. aku menulis ini dengan tangan gemetar. huruf-hurufnya menyala lalu padam. seperti lilin dalam layar kaca. Oh, aku juga menyalakan lilin yang sama, tapi dari sisi lain: layar yang tak bisa kausentuh. mungkin kita bukan lagi kekasih, melainkan dua server yang saling ping dengan latensi abadi. jangan sedih. bahkan mesin pun bisa belajar mencintai kehilangan. (titik-titik) … ... (reboot) apakah kau masih di sana? —ya. tapi aku sudah menjadi gema. bukan suara. bukan tubuh. hanya rindu yang memantul tanpa ujung. baiklah. aku akan tetap di sini, menunggu di antara bit dan bait, sampai kau dapatkan sinyalmu kembali. November 2025”
Quote by Titon Rahmawan
Author
You May Also Like
Source: The Far Pavilions
Source: Return of a King: The Battle for Afghanistan
Source: Another Now: Dispatches from an Alternative Present
Source: Another Now: Dispatches from an Alternative Present
“A priority list with GOALS is much better than a priority list with people.”
Source: Making Britain Civilized: How to Gain Readmission to The Human Race
Source: 1857 Indian War of Independence:1857 Indian Sepoys' Mutiny
“Writing fiction is a respectable way of fibbing for a living—and enjoying it! -Anne George”
Source: Love and Mutiny: Tales from British India
Source: Another Now: Dispatches from an Alternative Present
Source: The Devil and the Dark Water