Quotessence
Home / Topics / Rindu Quotes

Rindu Quotes

Browse 159 quotes about Rindu.

Rindu Quotes

“Matahari tua, Hai selamat malam wahai sang surya yang sedang di lahap oleh gemerlap bintang Ku rindu kemilau jinggamu yang selalu menyipitkan mataku namun sangat sedap dinikmati dengan mata telanjang Ku rindu saat jinggamu tersungkur tergantikan oleh awan kelabu Saat itu juga... Ku rindu bercengkarama dengan asap Ibu Kota menaiki kuda mesin dan menikmati sepotong senja yang telah hilang bersamamu. Sampaikan rinduku padanya wahai senja abadi.”

“Ketika satu demi satu kabut menjadi awan gelap di luar jendela Aku mengingatmu karena aku masih mencintaimu Aku berulang kali mengumpulkan air mataku pada sebuah surat lalu mengirimnya ke langit Aku menunggu Ketika satu demi satu gerimis menjadi hujan lebat di luar jendela Aku merindukanmu karena aku masih mencintaimu Aku kembali menjatuhkan air mataku setelah mendapat surat balasan dari langit Aku sudah menerima pesanmu Aku sedang menangis bersamamu Aku akan mempercayai itu”

“Hujani cintaku hari ini Hujan menawarkan gerimis dan kamu menawarkan senyum manis Hujan menghadirkan rindu Dan kamu menawarkan pilu Bila waktu tak bisa hentikan rinduku Pada derai hujan ku sampaikan tanpa ragu Ku sapa lembut kasihmu Ku rangkul erat cintamu Tapi sayang itu hanya angan candu Pergilah biarkan aku bebas menapak bumi kering yang basah pada hujan ini Pergilah lanjutkan cintamu hari lalu dan hari ini Aku akan menemukannya untuk hari ini dan selamanya Cintaku hari ini Rapuh Terpapar bebas terhempas luas dibumi keras Hujani cinraku hari ini”

“Layaknya pertemuan, Tuhan selalu bertanggung jawab terhadap perpisahan Karena itulah Dia menciptakan rindu dan do’a untuk melangitkan nama-nama Kita tak punya kuasa memaku waktu, namun bisa memajang kenangan dalam gambar-gambar Menyulap runtutan cerita menjadi rentetan aksara Tidak ada kisah yang sempurna, karena pertemuan dicipta agar manusia bisa memaknai Bahwa di Semesta yang luas ini masing-masing kita hanya potogan-potongan puzle yang membutuhkan potongan-potongan jiwa lain untuk melengkapi Sedih, Bahagia, Canda, Tawa, Susah, senang Begitulah cara semesta bekerja dalam meramu setiap kisah anak manusia”