Quotessence
Home / Topics / Patah Hati Quotes

Patah Hati Quotes

Browse 52 quotes about Patah Hati.

Patah Hati Quotes

“Kepada ikan-ikan yang seumur hidupnya digunakan hanya untuk mandi dan membuka mata. Juga kepada ubur-ubur yang diuber-uber spongebob. Ceritakan padaku bagaimana kehidupan di dalam air! Apa yang paling kalian takutkan selain Tuhan dan kekeringan? Takutkah kau terhadap bangsaku, kaumku dan mahluk sejenisku? Kuberitahu kalian satu hal; ada dua keadaan yang membuat manusia tidak perlu kau takuti; pertama saat mereka jatuh cinta, kedua saat mereka patah hati.”

“Kadang aku merasa sudah dekat dengan kegilaan. Kamu tahu apa yang paling menyakitkan saat perasaanmu begitu terikat kepada seseorang? Bukan karena kamu tidak bisa menyatu dengan dia maka kamu akan merasa hidupmu begitu nestapa. Sesuatu yang lebih meluluhlantakkan hatimu adalah ketika seseorang -yang menyandera kemampuanmu untuk memiliki itu- tak melibatkan lagi namamu dalam hidupnya, tidak mengingat tanggal lahirmu, tidak mengucapkan apapun ketika datang tahun baru, bahkan tidak mengirimkan pesan basa-basi pada hari perayaan agamamu. Kamu tidak terlibat sama sekali dalam hidupnya. Bahkan sekadar untuk diingat.”

“Hanya karena aku tak pernah lagi menghubungimu, jangan anggap aku telah kehilangan rasaku. Melupakanmu tak pernah semudah itu. Di antara bisingnya repetisi semu, tengoklah langit-langit kamarmu. Ada beberapa harap yang kugantungkan di sana; manifestasi dari untaian doa yang kukirim setiap kali namamu terlintas dalam kepala. Pastikan itu menjadi bunga tidurmu. Cukupkan itu menjadi obat lelahmu.”

“Daripada menyatakan cinta, aku lebih nyaman berbohong seperti ini padamu: “Kau adalah orang pertama yang aku cintai dengan sepenuh hati, meskipun aku tahu kau bukan milikku. Meskipun kau memilih orang lain yang kau rasa lebih pantas berada di sisimu. Aku mengerti. Aku benar-benar mengerti. Namun, aku juga ingin kau tahu, selamanya kau adalah satu di antara sejuta. Kau istimewa, terbaik di antara yang terbaik. Jadi kalau hanya teman posisi yang tersedia untuk saat ini, dengan senang hati aku menawarkan diriku. Aku cukup puas berada sedekat ini denganmu, meskipun tahu tak akan pernah jadi cinta sebenarmu. Tak apa. Benar-benar tak apa.”