“Dikota paling rindu itu,Ningtyas malam senantiasa menjatuhkan pejammu di mataku, mencuriku diam-diam dari mimpi, kemudian menidurkanku diatas bantalan lembut hati. kau perempuanku, jangan tutup pejammu aku takut pada bangun, yang kan membuatmu jatuh kedalam selaput rapuh kabut pagi”
Quote by firman nofeki
Author
You May Also Like
Source: X: Kenangan yang Berpulang
Source: Ayah, Lelaki Itu Mengkhianatiku
“Kaulah kolam kopi yang membuatku tak bisa terpejam, memikirkanmu sepanjang malam”
Source: Burn Baby Burn
Source: CoupL(ov)e
Source: Queen: Ingin Sekali Aku Berkata Tidak
“العُظماء هم الذين انتصروا على أنفسهم قبل أن ينتصروا على الآخرين”
Source: على لسان الطائر الأزرق