“Melihatnya duduk, terpekur sendirian di atas kursi besi tempa di pinggiran jalan yang nyaris lengang itu telah jadi momen yang tak akan pernah aku lupakan. Sebab saat itulah, hatiku tersentuh oleh pesona kecantikan yang alami. Bukan oleh karena seri wajahnya atau anggun gerak gerik tubuhnya, melainkan oleh apa yang tak tertangkap oleh mata namun mampu menggetarkan hati. Pada saat itulah, entah untuk keberapa kali, aku merasakan lagi perasaan yang dulu pernah aku rasakan. Bagaimana aku jatuh cinta kepadanya untuk pertama kali.”
Quote by Titon Rahmawan
Author
You May Also Like
Source: Ayah, Lelaki Itu Mengkhianatiku
“Kaulah kolam kopi yang membuatku tak bisa terpejam, memikirkanmu sepanjang malam”
Source: Burn Baby Burn
Source: CoupL(ov)e
Source: Queen: Ingin Sekali Aku Berkata Tidak
“العُظماء هم الذين انتصروا على أنفسهم قبل أن ينتصروا على الآخرين”
Source: على لسان الطائر الأزرق
Source: Februarindu