Quote image editor
“kematian yang ia buru kini lesap di matamu, direbahkan tubuhnya dikuburan dangkal jiwa kekasih, yang ia gali dengan tangan-tangan takdirnya sendiri ia adalah musafir malang yang pernah mengistirahkan pengembaraan di negeri anganmu dirahim hatimu,kekasih pernah dirambahnya ladang-ladang luka yang purba kemudian ditanaminya sekebun pohon2 cinta yang rimbun tempat kelak engkau dapat berjalan dibawah rindangnya, meneduhkan rindumu ditiap cabang-cabangnya” — firman nofeki
kematian yang ia buru kini lesap di matamu,
direbahkan tubuhnya dikuburan dangkal jiwa kekasih, yang ia gali dengan tangan-tangan takdirnya sendiri
ia adalah musafir malang yang pernah mengistirahkan pengembaraan di negeri anganmu
dirahim hatimu,kekasih
pernah dirambahnya ladang-ladang luka yang purba
kemudian ditanaminya sekebun pohon2 cinta yang rimbun
tempat kelak engkau dapat berjalan dibawah rindangnya, meneduhkan rindumu ditiap cabang-cabangnya