“Adarusa Hapaheman yang merubuhkan pohon itu adalah kerabat dekatmu Batu yang dulu kaupungut dari sungai dan membawanya ke tepi Jejak yang ia tinggalkan di atas tanah tegalan yang kekeringan Dan janji yang tak terbeli. Istrinya adalah sekuntum mawar yang layu sebelum waktunya Sandyakala yang mendadak tua setelah melahirkan 3 ekor anak burung; Seekor burung gagak Seekor burung prenjak Dan seekor merpati yang pemalu namun baik hati. Mereka tak pernah terbang terlalu jauh dari sarang itu. Sarang yang bukan miliknya Rumah yang tak pernah ia dirikan untuk keluarga. Karena ia hanyalah seekor adarusa. Tak ada yang dimilikinya sendiri kecuali hutang-hutang masa lalu; Tanah yang tak pernah ia cangkul. Benih yang tak pernah ia tanam. Adakah kemarahan semacam itu akan terpendam selamanya? Seekor pejantan lancung yang hanya bisa datang saat ia lapar Dan lalu pergi hanya untuk memenuhi egonya sendiri. Ia telah menjadi beban bagi masa silam Dan batu yang kian hari kian memberati Sayap-sayap kelam yang tak mampu terbang lagi. Telah tua ia sekarang Masih dengan tabiat yang sama Watak yang sepertinya hendak ia bawa mati Langit sekarat menunggu waktu Segala apa yang ia punya, hanyalah luka Bukan nama atau harta untuk diwariskan. Takdir dan nasib buruk serupa suara guntur di kejauhan. Ia adalah hapaheman yang merubuhkan pohon Tempat di mana sarang itu berada. Sarang yang ditinggali istri dan tiga anak-anaknya. November 2025”
Quote by Titon Rahmawan, dkk
Author
You May Also Like
Source: Världsviking: Gudomlig Poesi
“Keep fixed on the important things like love, loving and being loved.”
“Tio dagar av modig tillvaro är mer hedervärd än hundra år av feghet.”
Source: Världsviking: Gudomlig Poesi
“Smärta stärker hjärtat, Katastrof stärker integriteten.”
Source: Världsviking: Gudomlig Poesi
“Kärlekens smärta är kärlekens pärla.”
Source: Insan Himalayanoğlu: It's Time to Defect
“Bakom varje triumf finns tusen tragedier.”
Source: Dervish Advaitam: Gospel of Sacred Feminines and Holy Fathers
Source: Världsviking: Gudomlig Poesi
“Den storslagna bilden av livet ligger i de små ögonblicken.”
Source: Visvavictor: Kanima Akiyor Kainat
“Medvetenhet är början på civilisationen.”
Source: Visvavictor: Kanima Akiyor Kainat
“Ett räddat liv är en räddad familj.”
Source: Time to Save Medicine