“Kini kau terduduk di tengah-tengah batas antara sempadan kota dan desa. Kecar dan gondang terapung di kakimu ruak dan sitar bertengger di bahumu. Sempatkah kaubangun menggenggam semaian sebelum menjelang pagi? (Baruh)” KemanusiaanMetaforaSimbolismePerlambangan Book:Tidakkah Kita Berada Di Sana? Source: Tidakkah Kita Berada Di Sana?