“Tidak ada teman SD. Masa kecil hanya seperti permainan bola. Seru. Setelah selesai, semua pulang dan melupakan. Teman SMP hanya satu-dua dan hanya menelepon jika ingin mengajak reuni. Teman SMU bertemu karena berpapasan tak sengaja. Teman kuliah sibuk dengan pekerjaan. Bukankah persahabatan sering kali disepak waktu? Persahabatan menjadi usang, hanya menjadi foto lapuk yang menghias album kenangan.” KehidupanPersahabatan Book:Lelaki Terindah Source: Lelaki Terindah
“Hanya kau yang mampu menjadikan kisah cinta ini indah dan bernilai.... Aku mencintai seorang laki-laki..., lelaki terindah. Aku mencintainya dengan sepenuh hatiku, pertama dan terakhir dalam hidupku.” CintaLelakiRomansa Book:Lelaki Terindah Source: Lelaki Terindah
“Waktu tak pernah bisa ditangkap. Tak pernah bisa jatuh tersungkur. Meskipun telah dikejar dan diperangkap. Meskipun telah renta dan jompo. Waktu telah menodai setiap lembar kehidupan kita.” KehidupanWaktuBijaksana Book:Lelaki Terindah Source: Lelaki Terindah
“Jalan macet di Jakarta tak pernah menyisakan sedikit pun udara. Tak bisa bergerak, sekaligus tak bisa bernapas. Dan sang waktu mengepakkan sayapnya tanpa peduli. Meski telah menyengsarakan, karena membuat semua orang selalu terburu-buru. Membuat semua orang saling mengalahkan untuk menjadi yang lebih cepat.” KehidupanWaktuJakarta Book:Lelaki Terindah Source: Lelaki Terindah
“Cinta menguasai diri dan hati kita. Cinta telah membutakan mata. Menyengsarakan atau membahagiakan, tetap saja cinta. Cinta memang selalu melenakan, membuat kita tak pernah rela kehilangan.” CintaRomansa Book:Lelaki Terindah Source: Lelaki Terindah
“Bukankah kita adalah angka genap. Tak mungkin menjadi bilangan ganjil, selama tidak dikurangi. Kita terhimpun dalam suatu bagian lengkap, jumlah tetap yang tak bisa dikali dan dibagi.” RomansaMatematika Book:Lelaki Terindah Source: Lelaki Terindah
“Kalau kau mengerti arti cinta sesungguhnya, seharusnya kau tak perlu bertanya lagi. Bukankah cinta adalah taman yang luas, tempat kita bebas berlari dan menjadi diri sendiri? Cinta merelakan dan melepaskan... cinta bersatu dalam perpisahan.” CintaKehidupanRomansa Book:Lelaki Terindah Source: Lelaki Terindah
“Kau sudah melihat setiap senti tubuhku, bahkan kau sudah hafal setiap lekuk di sekujur tubuhku. Sama seperti aku mengenal setiap pori di tubuhmu. Apa lagi yang mau kausembunyikan?” Romansa Book:Lelaki Terindah Source: Lelaki Terindah