“Orang Amerika itu penuh curiga pada bom atom atau bom hidrogen mereka sendiri, tidak percaya pada diri mereka sendiri, dan orang Rusia juga sama-sama saling tidak percaya antara mereka, orang Asia tidak percaya pada orang Barat, dan Barat takut dan tidak percaya pada Asia. Rasialisme di Afrika Selatan, politik kulit putih Australia, curiga bangsa asing di Indonesia dan negara-negara Asia lain, diskriminasi Negro di Amerika, ini semuanya berdasar pada tidak percaya. Karena manusia tidak percaya pada manusia, tidak percaya bahwa manusia sama manusia bisa dan harus sama-sama hidup. Si komunis begitu, si demokrat begitu, si imperialis begitu, si merdeka begitu. Semuanya sama saja.” PercayaKepercayaan Book:Senja di Jakarta Source: Senja di Jakarta
“Jalan dalam malam hujan gerimis gelap, jalan berliku tidak habis-habisnya. Jalan tak ada ujung.” HujanMalamJalanGerimis Author:Mochtar Lubis
“Saya ngeri, umpamanya, membaca betapa Sarwito dan Sujono, yang keduanya telah mendapat pendidikan modern, telah mengenal rasionalita, akan tetap imasih pergi mencari wahyu-wahyu dari gunung ke gunung, ke dalam hutan dan gua, dan berdasarkan alamat-alamat yang mereka terima dari kayangan (di mana pula itu kayangan?) lalu mendapat keyakinan dan petunjuk untuk mengambil berbagai putusan dan tindakan. Coba bayangkan, apabila segala rupa kebijaksanaan negara, umpamanya, didasarkan pada wahyu dan petunjuk-petunjuk yang sepenuhnya irasional seperti ini, alangkah berbahayanya bagi penghidupan bangsa kita. Siapa tahu dahulu saya ditahan begitu lama di zaman pemerintah Soekarno, karena Soekarno atau dukunnya pada suatu malam mendapat mimpi, dia mendaki gunung yang amat tinggi, sampai tergelincir jatuh. Lalu esok paginya melapor pada Soekarno, awas hati-hati terhadap seorang jangkung!” ModernIndonesiaSoekarnoDukunTakhyul Book:Manusia Indonesia Source: Manusia Indonesia
“Sekarang kita membikin takhyul dari berbagai wujud dunia modern. Modernisasi adalah salah satu takhyul baru, demikian pula perkembangan ekonomi. Model dari negeri-negeri industri maju jadi takhyul dan lambang baru, dengan segala jimat atau manteranya yang dirumuskan dengan kenaikan GNP atau GDP. Dan kita gagal melihat kerusakan pada nilai-nilai, kebahagiaan manusia, kerusakan dan peracunan lingkungan dan sumber alam oleh kemajuan ekonomi dan teknologi yang terjadi pada masyarakat-masyarakat berindustri maju itu.” IndonesiaModernityEkonomiTradisionalKemodernanKerusakan AlamManusia IndonesiaModernitasTakhayul Modern Book:Manusia Indonesia Source: Manusia Indonesia
“Hidup penuh kemanisan, sedang janji-janji surga bagi orang yang beramal saleh belum ada seorang manusia pun yang dapat membuktikannya baik bagi dirinya sendiri, apalagi untuk orang lain.” KemanusiaanHarimauharimauMochtarlubisOrdebaru Book:Harimau! Harimau! Source: Harimau! Harimau!
“Akan tetapi mengapa demikian susahnya membela yang benar dan yang menjadi korban kezaliman? Bagaimana mungkin begitu sukar menjelaskan kebenaran? Dan mengapa harus diperlukan keberanian luar biasa untuk melakukan sesuatu kejujuran biasa?” KemanusiaanKebenaranHarimauharimauKezalimanMochtarlubis Book:Harimau! Harimau! Source: Harimau! Harimau!
“Dan bagaimana dengan datuk-datuk yang kawin di mana-mana, tiap tahun menceraikan istrinya, dan kawin lagi, dan dengan cermat menjaga supaya jumlah istrinya tidak melebihi empat orang, batas seperti ditetapkan di dalam Qur'an.” KemanusiaanHarimauharimauMochtarlubisBarutahuWawasanquran Book:Harimau! Harimau! Source: Harimau! Harimau!
“...betapa jika sesuatu amat sukar didapat atau tidak dipunyai, dan orang mendapat kesempatan untuk menikmatinya sebentar, maka soal-soal kecil menjadi besar artinya, berlipat-lipat ganda” PrivilegeKesempatanKelas Book:Senja di Jakarta Source: Senja di Jakarta
“Mata mereka silau melihat kejahatan dan dosa-dosa mereka sendiri. Mereka lebih suka menyembunyikannya dan tak melihatnya. Tak mengingatnya dan tak membukanya. Jangankan membukanya kepada orang lain, kepada diri sendiri pun, masing-masing enggan dan tak hendak mengakuinya.” DosaKejahatan Book:Harimau! Harimau! Source: Harimau! Harimau!