“Bicara soal kekuatan Tarjdo, tidak gampang kalau rakyatmu miskin. Rakyatmu harus punya makan yang cukup dulu, punya pakaian, dan yang paling penting bebas buta huruf. Ini yang membedakan manusia dengan binatang. Sebab, kalau cuma makan, binatang juga bisa makan. Lantas, kalau cuma pakaian, binatang juga punya bulu. Buku, bisa membaca, itulah yang membuktikan manusia punya kebanggaan, punya kebudayaan, punya peradaban.” ManusiaBukuMembacaPeradabanRakyat Book:Ca-bau-kan: Hanya sebuah dosa Source: Ca-bau-kan: Hanya sebuah dosa
“Agaknya sang waktulah yang paling perkasa dalam kehidupan. Ia tak tersaing,Tak pernah mengeluh. Tak pernah juga merasa takut. Sementara manusia -saya dan anda- berlanjut usia, berlanjut pula tulahnya.” ManusiaWaktuUsia Book:Kembang Jepun Source: Kembang Jepun
“Namun, tiada kiranya kata pemborosan terhadap waktu bagi orang-orang yang mencari hakekat kasih. Bahwa di dalam kasih, tumbuh di sana perdamaian dan bukan juga cuma pertikaian, melainkan berbaur keduanya dalam suatu kesepadanan yang tulen” CintaWaktuKasihPerdamaian Book:Ca-bau-kan: Hanya sebuah dosa Source: Ca-bau-kan: Hanya sebuah dosa
“Sebab, bahaya yang sesungguhnya bukan pada orang yang marah-marah, tapi pada orang yang diam. Orang marah dapat diukur hatinya, orang diam tak mudah ditakar akalnya.” ManusiaHatiSabarDiamMarahAkal Book:Hotel Pro Deo Source: Hotel Pro Deo
“Pernikahan adalah satu-satunya keindahan yang bisa dituturkan manusia dari tiga peristiwa insani antara kelahiran-pernikahan-kematian, yang bisa dituturkan kepada generasi, adalah keindahan saat menjadi mempelai. Itu keindahan yang tak terlupakan. Maka, kalau ingin rumah tangga tetap utuh, sentosa, damai, ingatlah saat berada di pelaminan, menjadi mempelai, disalami ayah-bunda, kerabat, keluarga, dan handai-tolan.” Pernikahan Author:Remy Sylado
“Soalnya, di mana masalah dihayati, di situ masalah lain berkembang. Itu hidup.” HidupMasalahDihayati Book:Hotel Pro Deo Source: Hotel Pro Deo