“Pada dasarnya, manusia kan mencintai dirinya sendiri. Tahu mitos soal 'kalau mukanya mirip berarti jodoh', dan suami-istri biasanya berwajah mirip? Mitos itu cuma cara masyarakat untuk berkilah dari pengakuan bahwa mereka mencintai dirinya sendiri, atau itu dorongan dari alam bawah sadar mereka. Aku rasa, itu terjadi karena setiap orang terlalu mencintai dirinya sendiri. Makanya dia bakal merasa cocok sama orang lain yang serupa sama dia. Wajahnya serupa, kelakuannya serupa—semua mengacu pada dirinya sendiri.” CintaKehidupanBijaksanaPikiran Book:Kilah Source: Kilah
“Kita tuh selalu jadi manusia yang terpisah dari manusia lain. Artinya, kita bisa nentuin sendiri apa yang mau kita lakuin, enggak mesti terkekang sama izin dari orang lain yang bahkan enggak paham apa tujuan kita ngelakuin itu. Kebahagiaan kita tersembunyi di balik itu, tapi orang lain ngelihatnya cuma dari permukaan—cuma dari apa yang mereka mau lihat.” KehidupanManusiaBijaksanaPikiran Book:Kilah Source: Kilah
“Fantasi adalah ekspresi. Situasi khayali yang diciptakan sang pelaku untuk mewujudkan keinginannya. Namun, itu secara psikologis, karena ia tidak mau menciptakannya dalam dunia fisik. Aktivitas mental yang diulang-ulang, dan berakhir lebih dipercayainya daripada kejadian nyata.” KehidupanPsikologi Book:Kilah Source: Kilah
“Kamu jangan mau ngelepasin kebahagiaan kamu cuma demi setuju-setuju aja sama apa yang orang lain bilang 'baik' buat kamu. Padahal yang baik buat mereka, belum tentu baik buat kamu.” KehidupanBijaksanaKebahagiaan Book:Kilah Source: Kilah
“Pikiran kita adalah akses untuk berkilah. Manusia sering kali lebih mencintai pikirannya sendiri, lalu tidak mau terbuka pada semua jawaban. Maka, jika fakta punya banyak versi, kita akan selalu memilih berpihak pada versi pikiran pribadi.” CintaKehidupanBijaksana Book:Kilah Source: Kilah
“Pasangan yang 'saling mengisi', misalnya pribadi atau kebiasaan cowoknya bertolak belakang sama ceweknya. Ada juga cewek yang suka cowok yang berasal dari dunia pergaulan yang beda sama dirinya. Itu karena, disadari atau enggak, dia punya obsesi terpendam yang enggak bisa dia lakuin sendiri, dan dia temukan itu di orang lain. Jadi, seolah-olah dia bisa melihat obsesinya itu terwujud lewat pasangannya. Tetap aja mengacu pada dirinya sendiri, 'kan? Itu cara kita berkilah dari pengakuan bahwa kita enggak berhasil menciptakan obsesi itu sendiri.” CintaKehidupanBijaksana Book:Kilah Source: Kilah
“Rencanamu bisa kelihatan bakal berjalan lancar, tapi kadang orang lain sebenarnya enggak berpihak sama kamu, lho....” KehidupanBijaksana Book:Kilah Source: Kilah
“Justru kalau lagi di luar negeri, kita adalah wakil dari negara kita! Indonesia jadi identitas diri kita. Orang-orang asing bakal melihat kita sebagai Indonesia. Dan, orang-orang menganggap kita sumber tepercaya buat tanya-tanya soal Indonesia. Makanya, pengetahuan tentang Indonesia justru harus lebih kita kuasai waktu kita ke luar negeri!” KehidupanNasionalisme Book:Kilah Source: Kilah