“Ketika makan malam selesai, sang saudagar berkata dengan nada bangga, “Guru, lihatlah semua ini — rumahku, perusahaanku, hartaku yang berlimpah. Katakan padaku, apa lagi yang harus kulakukan agar dunia mengagumiku lebih dari ini semua?” Sang guru tersenyum samar. “Apakah engkau ingin dikagumi, atau ingin dihargai?” Saudagar itu terdiam sejenak. “Apa bedanya?” “Yang dikagumi mengundang iri hati dan kecemburuan, yang dihargai menumbuhkan respek dan rasa hormat. Yang dikagumi seringkali hidup dalam panggung sandiwara, sementara yang dihargai hidup dalam keheningan yang jauh lebih bermakna.”
Quote by Titon Rahmawan
Author
You May Also Like
“Berani bermimpi sama halnya berani berusaha dan menanggung segala konsekuensinya.”
Source: Matahari Mata Hati
“Hal yang paling penting dan yang pertama kali dilakukan untuk menggapai mimpi adalah BANGUN”
Source: Advice My Parents Gave Me: and Other Lessons I Learned from My Mistakes