“Mungkin selama ini hanya gue yang bahagia, sementara Ilmira tidak. Atau mungkin, Ilmira pernah merasa bahagia, tapi itu tidak cukup untuknya.” CintaBahagiaKebahagiaan Book:Miss Rekomendasi Source: Miss Rekomendasi
“I am planting a tree in this bomb crater to remind us that in the midst of death, there is life... and hope.” HopeForgivenessNonviolence Author:Robert Graetz
“Kudengar kabar bahwa istrinya seorang gundik rumah bordir di tepi jalan sana, sementara putra semata wayangnya adalah seorang bandar narkoba, ia hanya seorang pedagang kaki lima, yang terkadang mendapat untung, yang terkadang pulang membawa karung. Tapi dengan keadaan yang begitu rumit, bagaimana mereka bisa bahagia? Sederhana, mereka hanya menyayangi satu sama lainnya.” CintaPuisiRinduSajakBahagiaSederhana Author:Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)
“Hai kawan, Tidak ada yang sulit di Republik ini, Jangan bersedih, Tersenyumlah !” BahagiaSenyum Author:Ulilamrir Rahman
“Lalu kenapa kini semuanya harus berdasarkan paras dan bentuk, jika sejatinya bahagia dan kenyamanan itu datang dalam bentuk segala rupa?” CintaPuisiRinduSajakBahagiaParasBentukKenyamananRupa Author:Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)
“Kebahagiaan itu susah bila dicari, tapi mudah bila disyukuri.” BahagiaBersyukurKebahagiaanSyukur Author:Sam Haidy
“Hari yang paling kurindu adalah hari di mana kita kembali duduk bersama. Kamu teh, aku kopi, dengan obrolan mengalir hangat dan tawa berderai di antaranya, tak ada dendam, tak ada rahasia, hanya cinta...” CintaRinduBahagiaDendamRahasiaIndah EsjepeTertawa Author:Indah Esjepe
“Aku hanya setetes lelah yang mencari samudera untuk meneteskan diri dan membaur dengan tetesan-tetesan lain, entah dengan ratusan tetes bahagia atau bahkan tercampur dengan ribuan tetes luka.” BahagiaLukaTetes Author:fikrypik
“Hei! Katamu manusia merdeka? Bahagia saja masih dijajah ," -Today's Records 06/06/2020 ― Peace Of Stories-Agustina L” ManusiaBahagiaMerdeka Author:Peace Of Stories-Agustina L
“Sedih itu tidak selamanya, bahagia pun begitu.. secukupnya saja!” KehidupanBahagiaSedih Author:Hilaludin Wahid