“Memang hukum fiqih itu didesain bisa berubah mengikuti zaman dengan dipandu kaidah-kaidah yang biasa disebut Qowaidul Fiqh. Hal ini tentu sangat penting, apalagi pengetahuan dan penemuan saat ini semakin canggih. Twitter contohnya. Media sosial yang sering dijadikan tempat perang ini punya fenomena jual-beli follower. Mereka menyamakan follower dengan barang yang bisa diuangkan. Gue ngebayangin akan ada Ahli Fiqih yang nantinya membuat hukum zakat follower. Jadi setiap lebaran tiba, pengguna Twitter yang punya satu juta follower (setara nisab 85 gram emas) dan sudah mencapai haul-nya, maka wajib menzakatkan 2,5% follower-nya untuk para mustahiq. Mustahiq itu adalah pengguna Twitter yang hanya punya follower nggak lebih dari 100, dan memasang foto dengan pakaian lusuh sambil menadahkan tangan. Mereka juga harus pakai hashtag #FF #fakirfollower.”
Quote by Nailal Fahmi
Work
Di Bawah Bendera Sarung
Browse quotes and source details for this work. more
Author
You May Also Like
Source: Gus
Source: Di Bawah Bendera Sarung
“Apakah seharga itu kedudukan Kyai dan Nyai? Ditukar dengan materi dan kemewahan?”
Source: Gus
“Metal makes everything magical. Just ask a unicorn. . .preferably one with a metal horn.”
Source: Magical Elements of the Periodic Table Presented Alphabetically by the Metal Horn Unicorns
“Gus itu ya masih ningrat to, ningratnya kaum santri, pesantren. Seperti juga Kyai.”
Source: Mengejar Mukti
Source: BANU Pewaris Trah Pesantren
“Kamu anak sulung. Musti menjadi penerus pesantren keluarga ini”
Source: BANU Pewaris Trah Pesantren
“Beruntung kita‘punya’ Allah. Allah tak hanya melihat kemampuan, tapi juga usaha, prosesnya”
Source: Mesir Suatu Waktu
Source: Master of Stupidity
Source: Catatan Pinggir 1