Quotessence
Home / Quotes / Quote by Wilhelm Reich

Quote by Wilhelm Reich

“Race theorists, who are as old as imperialism itself, want to achieve racial purity in peoples whose interbreeding, as a result of the expansion of world economy, is so far advanced that racial purity can have meaning only to a numbskull.”

Quote by Wilhelm Reich

Work

The Mass Psychology of Fascism

Browse quotes and source details for this work. more

Author

Wilhelm Reich
Wilhelm Reich

Wilhelm Reich was a prominent psychoanalyst, born on March 24, 1897, and died on November 3, 1957. He made significant contributions to the field of psychoanalysis, particularly in the areas of sexual psychology and orgonomy. more

You May Also Like

“Bicara soal kekuatan Tarjdo, tidak gampang kalau rakyatmu miskin. Rakyatmu harus punya makan yang cukup dulu, punya pakaian, dan yang paling penting bebas buta huruf. Ini yang membedakan manusia dengan binatang. Sebab, kalau cuma makan, binatang juga bisa makan. Lantas, kalau cuma pakaian, binatang juga punya bulu. Buku, bisa membaca, itulah yang membuktikan manusia punya kebanggaan, punya kebudayaan, punya peradaban.”

“Kematangan nalar adalah pusara terakhir bagi segala kegaiban dan absurditas. Di sanalah kita membunuh ilusi, dan di sanalah pula kita membangun kemanusiaan. Peradaban yang utuh bukan dibangun atas dasar iman yang absolut, melainkan atas dasar nalar yang terbuka. Ia tidak membutuhkan dominasi, tetapi partisipasi. Ia tidak menindas perbedaan, tetapi merayakannya dalam harmoni.”

“Sesungguhnya bangsa Arab ialah para penyebar Islam. Mereka telah keluar dari pedalaman padang pasir dengan persiapan yang kuat dan berterusan, terus melebar hingga meluas ke pelbagai penjuru, kemudian Allah SWT telah menetapkan kemenangan kepada orang-orang berikan, kebebasan kepada orang-orang lemah dan kehinaan kepada orang-orang zalim dan sombong. Mereka meluncur dari padang pasir bersama Rasulullah SAW selama seperempat abad, di samalah Rasulullah SAW telah mengisi pelajaran langit yang turun bersama wahyu, membekali mereka dengan pelbagai kekuatan pemikiran dan emosional sehingga mengangkat taraf kehidupan mereka secara material dan mental; menjadikan mereka sebagai pembawa misi, dan pencipta peradaban; memiliki kehormatan serta pemikiran yang benar, hati yang bersih dan jiwa yang peka mengatasi masyarakat Parsi dan Rom.”