Quotessence
Home / Quotes / Quote by James Gleick

Quote by James Gleick

Work

The Information: A History, a Theory, a Flood

This comprehensive work delves into the history and theory of information, examining its evolution and impact on society, culture, and technology. more

Author

James Gleick
James Gleick

James Gleick is a renowned American author known for his in-depth exploration of science and technology. His works cover a wide range of topics from quantum mechanics to the internet, with 'Chaos' and 'The Information' being particularly notable. more

You May Also Like

“Nyali wartawan adalah salah satu modal utama dalam kerja-kerja investigasi. Manajemen nyali adalah sesuatu yang harus dilakukan tidak saja oleh mereka yang bekerja di lapangan, tetapi juga tim pendukungnya. Tim pendukung yang bekerja di kantor tidak boleh menjadi "provokator" yang bisa menjerumuskan rekannya di lapangan dalam resiko, tetapi di saat yang sama mereka juga tidak boleh menjadi faktior yang melucuti semangat.”

“Pemahaman wartawan Amerika tentang kebebasan pers tumbuh dari model Pencerahan ini ketika pers dipandang sebagai pembela masyarakat melawan kekuasaan sewenang-wenang negara (Bailyn, 1967). Sebaliknya, dalam pemikiran politik Islam, nilai-nilai hukum ataupun nilai-nilai moral ditentukan oleh wahyu Ilahi. Cendekiawan Islam Afganistan, Mohammad Hashim Kamali (1998), menjelaskan bahwa tak seperti hukum konstitusional modern, syariat diilhami oleh kemanunggalan Tuhan dan manusia. "Hukum Islam tidak berangkat dari posisi konflik antara hak dan kepentingan individu melawan negara... Dengan demikian, dualitas kepentingan yang sering digambarkan dalam konstitusi modern tidak mewakili gambaran yang sama seperti teori pemerintahan dalam Islam.”

“Wartawan dan kebohongan adalah dua senyawa yang tidak boleh bersatu. Wartawan adalah profesi yang menuntut kejujuran dan keterusterangan dalam memperoleh dan memublikasikan berita, dan berbohong adalah perilaku untuk mengelabui atau menutup-nutupi suatu fakta. Wartawan yang berbohong dengan beritanya, karena itu bisa disebut telah melakukan kejahatan terbesar kepada publik.”