“Kepergianmu serupa kabut pagi yang ditampar mentari. Hilang seketika. Tak berbekas. Bahkan serasa tak pernah ada. Serupa mimpi yang musnah sesaat setelah mata terbuka. Kamu ada dalam ketiadaan. Kadang sengaja kembali kututup mataku. Mungkin dengan demikian kau akan muncul. Menemani sekejap. Namun, kau lagi-lagi hilang. Bahkan ketika kutengok setiap ruang dalam kepalaku, kau tak ada. Aku kehilangan tanpa memiliki. Ini bodoh. Ini tidak masuk akal. Tak bisa kuhentikan.”
Quote by Devania Annesya
Book:Elipsis
Work
Author
You May Also Like
Source: Child of All Nations
Source: Isu Penggunaan Kalimah Allah Oleh Agama Lain
Source: Isu Penggunaan Kalimah Allah Oleh Agama Lain
Source: Isu Penggunaan Kalimah Allah Oleh Agama Lain
Source: Anak Rantau
“Bagi saya, penulis ialah anugerah yang Tuhan turunkan untuk manusia.”
Source: Mawaddah Ilmi Ingin Pulang
Source: Pendidikan Keluarga Kami
Source: Dinner for Two
Source: Taking Flight
“Segalanya menjadi mudah dengan mudah-mudahan”
Source: Surat Kopi