Quotessence
Home / Quotes / Quote by Albert Camus

Quote by Albert Camus

“Kau punya segalanya dalam dirimu. Kau punya hal paling mulia: perasaan bahagia. Tak usah berharap pada seorang laki-laki untuk membuat hidupmu bahagia. Karena itu, banyak wanita melakukan kesalahan. Temukanlah kebahagiaan dalam dirimu sendiri.”

Quote by Albert Camus

Work

Mati Bahagia

Browse quotes and source details for this work. more

Author

Albert Camus
Albert Camus

Albert Camus was a French author and philosopher, born on November 7, 1913, and died on January 4, 1960. Known for his unique existentialist philosophy and profound insights into human suffering, Camus' works include 'The Stranger', 'The Plague', and 'The Myth of Sisyphus', which have had a profound impact on 20th-century literature. more

You May Also Like

“Bacalah al-Quran, anda akan temui Surah an-Nisa’ (Wanita) dan Surah Maryam. Bacalah al-Hadith, anda akan temui perawi-perawi hadith dari kalangan Ummahatul Mu’minin seperti A’isyah r.ah.Dalami Sirah Nabawiyyah, pasti anda akan temui wanita seperti Khadijah at-Tohiroh r.ah selaku isteri Baginda yang sentiasa memberi sokongan dan dorongan pada awal kebangkitan Islam, Sumayyah r.ah yang menjadi wanita pertama yang syahid dalam Islam, Fatimah az-Zahra’ r.ah selaku anak perempuan yang sangat taat, Ummu Sulaim r.ah yang meredakan emosi Baginda tatkala saat getir, Nusaibah r.ah yang melindungi Baginda dengan jasadnya ketika meletusnya perang Uhud, Khawlah al-Azwar r.ah yang berjihad menentang Byzantine ketika perang Yarmouk dan banyak lagi.”

“Seorang perempuan yang jatuh cinta, kadang punya tujuan yang ingin direngkuhnya. Namun, ternyata proses mewujudkannya terasa lebih menyenangkan ketika hanya dibayangkan. Karena, ada dua versi dari orang yang dicintainya; sosok asli dengan karakter pribadinya, dan sosoknya dengan karakter yang si perempuan ciptakan sesuka hati. Maka, banyak orang yang kecewa dengan karakter asli pasangannya, sebab membandingkannya dengan versi pikirannya sendiri.”

“Hilang dan menemukan Bahkan aku pun tiada mengerti. mungkin andai aku tak pernah kehilangan maka aku tak akan pernah menemukan mungkin andai kau tak pernah melintas di hadapan maka kau pun tidak aku temukan Tapi untuk setakat ini kalau belum juga melintas lintas lalu atau mungkin sahaja saat itu aku sedang mengerdipkan mataku atau aku membelakangimu Cepatlah datang dan ditemukan wahai jawapan belum pun diketemukan dah pun dirindukan Mana kamu wahai jawapan Biarpun masing terawang tapi kaki pun telah mendarati ruang berlantaikan langit beralasankan awanan Meru, 13 Feb 2015”