Quotessence
Home / Quotes / Quote by Nuratiqah Jani

Quote by Nuratiqah Jani

“Bourgenvilla Kertas mungkin kerana rupa yang dizahirkan dari rupa datangnya nama Harum mungkin kerana harum yang tak terciumkan maka hanya mawar jadi pujaan Palsu Syukur kau tak dipalsukan seperti mawar Setidaknya kau tak disinonimkan dengan luka Walau kau punya duri seperti mawar bukan? Setidaknya kau tak pula dipetik sembarangan Brunei, 5 Nov 2014”

Quote by Nuratiqah Jani

Author

Nuratiqah Jani

Browse famous quotes and profile details for Nuratiqah Jani. more

You May Also Like

“Hilang dan menemukan Bahkan aku pun tiada mengerti. mungkin andai aku tak pernah kehilangan maka aku tak akan pernah menemukan mungkin andai kau tak pernah melintas di hadapan maka kau pun tidak aku temukan Tapi untuk setakat ini kalau belum juga melintas lintas lalu atau mungkin sahaja saat itu aku sedang mengerdipkan mataku atau aku membelakangimu Cepatlah datang dan ditemukan wahai jawapan belum pun diketemukan dah pun dirindukan Mana kamu wahai jawapan Biarpun masing terawang tapi kaki pun telah mendarati ruang berlantaikan langit beralasankan awanan Meru, 13 Feb 2015”

“Tiba-tiba gue ingin kehidupan lama gue kembali. Tanpa ada cewek yang selalu ngerecokin gue dengan ketakutan-ketakutannya. Takut dikhianati, takut dikira orang goblok, takut dirinya gak cukup cantik untuk membuat satu laki-laki setia sampai mati, dan gue gak tahu jutaan ketakutan-ketakutan apalagi yang riuh bersahutan di kepalanya dua puluh empat jam sehari, tujuh hari seminggu. Ketakutan-ketakutannya sudah menjadi bumerang. Ketakutan-ketakutan itu yang tadinya dijadikan benteng, sudah balik mengkhianatinya. Wajar. Nggak ada orang yang bisa bahagia karena hidupnya penuh dengan ketakutan. Hidup melawan realita seperti itu hanya memancing kenyataan untuk membalas dengan lebih keji. Kadang sangat sakit, tetapi itu konsekuensi yang secara gak sadar dia sendiri yang mengundangnya.”

“Kesadaran pria berkenaan dengan sebuah pendapatan hasil, pencapaian tujuan, status dan kekuasaan, mengalahkan saingan serta secara efisien mengarah ke dasar masalah. Sedangkan kesadaran wanita terpusat pada komunikasi, kerja sama, harmoni, cinta, berbagi, dan hubungan satu dengan yang lainnya. Perbedaan menyolok ini begitu besar sehingga sungguh mengherankan karena pria dan wanita mau mencoba untuk hidup bersama”