“Di taman itu, bau laut tertutupi aroma daun-daun yang gugur dan mati. Kalian tahu, kematian selalu membuatku memikirkan Kesepian. Ketika Nenek mati, aku merasa ribuan Kesepian mendatangi pemakaman. Satu per satu dari mereka meminta untuk menumpang di rumahku, tidur di tempat tidurku. Ketika aku melarang, mereka justru menentang. Mereka kemudian mengambil alih singgasana secara paksa. Bertahun-tahun mereka menguasai rumahku. Sampai akhirnya aku lari ke sini. Namun, dengan orang ini aku tahu Kesepian akan segera memerah, menguning, mencokelat, dan akhirnya tanggal pelan-pelan, seperti daun-daun. Mungkin aku tak akan bertemu para Kesepian itu lagi. Mungkin angin akan membawa mereka terbang jauh. Mungkin juga jauh sekali. Semoga mereka tidak mendarat di halaman rumah seseorang yang sebatang kara. Semoga.”
Quote by Norman Erikson Pasaribu
Work
Hanya Kamu yang Tahu Berapa Lama Lagi Aku Harus Menunggu
Browse quotes and source details for this work. more
Author
You May Also Like
Source: Apakah Seperti ini Cinta itu Sendiri ? Sebuah Cerita pada Sepotong Kayu
“Jika kesepian, marah bisa terasa seperti murka. Sedih rasanya seperti amat merana.”
Source: Sihir Perempuan
Source: Kenang-Kenangan Mengejutkan Si Beruang Kutub
Source: Di Hari Kelahiran Puisi
Source: The Seven Levels of Intimacy: The Art of Loving and the Joy of Being Loved
Source: O Filho de Mil Homens
Source: Hotel Lusitano