“Ketahuilah, keunggulan pribadi adalah mata uang tertinggi. Ia tidak dicetak oleh bank, tapi oleh pengalaman, pembelajaran, dan keberanian untuk gagal. Engkau bisa kehilangan harta, tapi tidak kehilangan kapasitas. Engkau bisa bangkrut dalam bisnis, tapi tak akan jatuh miskin selama pikiranmu kaya ide dan hatimu dipenuhi niat baik.” PengalamanKeunggulan PribadiKeberanian Untuk GagalMata Uang TertinggiNiat BaikPembelajaran Author:Titon Rahmawan
“Sang guru lalu mengeluarkan sekeping koin tua dari sakunya dan meletakkannya di atas meja. “Lihatlah koin ini,” katanya, “di satu sisi tertera gambar seorang raja, di sisi lain angka yang menandakan nilainya. Dunia menilai dari angka itu, tapi aku menilai dari siapa yang mencetaknya. Begitu pula manusia. Dunia menilai dari hasil, tapi semesta menilai dari sumber — dari nilai pribadi yang memancarkan makna.” Ia menatap sang saudagar dengan lembut. “Orang miskin menjual waktu karena tak tahu nilainya. Kelas menengah menukar waktu dengan gaji karena butuh kepastian. Orang kaya sejati menukar ide dengan pengaruh — karena ia tahu nilai tertinggi bukan pada kerja keras, tapi pada keunggulan pribadi yang bermanfaat bagi banyak jiwa.” DuniaNilaiKerja KerasKeunggulan Pribadi Author:Titon Rahmawan