“Keprihatinan, seperti halnya kebanggaan, juga kecemasan, seperti halnya optimisme—semua itu adalah pertanda rasa ikut memiliki. Atau rasa terpanggil. Barangkali karena tanah air memang bukan cuma sepotong geografi dan selintas sejarah. Barangkali karena tanah air adalah juga sebuah panggilan” RasaSejarahOptimismeCemasBanggaTanah AirGeografi Author:Goenawan Mohamad
“Ibu bapak tani—ibu bapak tanah air—akan meratapi putera-puterinya yang terkubur dalam udara terbuka di atas rumput hijau, di bawah naungan langit biru di mana awan putih berarak dan angin bersuling di rumpun bambu. Kemudian tinggallah tulang belulang putih yang bercerita pada musafir lalu, “ Di sini pernah terjadi pertempuran. Dan aku mati di sini.” MatiMusafirTanah AirPertempuranTani Book:Percikan Revolusi Subuh Source: Percikan Revolusi Subuh
“sebab mencintai tanah air, nak, adalah merasa jadi bagian dari sebuah negeri, merasa terpaut dengan sebuah komunitas, merasa bahwa diri, identitas, nasib, terajut rapat, dengan sesuatu yang disebut Indonesia, atau Jepang, atau Amerika. Mencintai sebuah tanah air adalah merasakan, mungkin menyadari, bahwa tak ada negeri lain, tak ada bangsa lain, selain dari yang satu itu, yang bisa sebegitu rupa menggerakkan hati untuk hidup, bekerja dan terutama untuk mati..” IndonesiaHidupMatiNasibIdentitasTanah AirNegeri Book:Catatan Pinggir 4 Source: Catatan Pinggir 4
“Ya, pada akhirnya kecintaan terhadap tanah tumpah darah hanya menjadi seonggok kenangan masa lalu semata, taktala tanah tumpah darah tak memberi marwah pada masyarakatnya. (101)” NasionalismeMasyarakatTanah Air Book:Bulan Terbelah di Langit Amerika Source: Bulan Terbelah di Langit Amerika
“Indonesia.... seKali langitmu tempat wajahku mengadah sekali tanahmu menjadi tubuh yg melekati arwah maka selamanya kita padu dalam satu Dirgahayu indonesiaku... walau beribu watak pewaris tahtamu tetap satu tanah juangku kami mencintaimu lebih lama dari selamanya” IndonesiaPerjuanganDamaiKemerdekaanTanah Air Author:firman nofeki