“Menghancurkan atau memperlambat langkah temanmu hanya karena kamu tidak suka melihatnya lebih bahagia kehidupannya dari kamu itu sangatlah hina, kamu bahkan tidak tahu tetesan air mata bahkan darah yang telah dilaluinya untuk mencapai kehidupan yang dia inginkan itu. Jika itu sudah terlanjur kamu lakukan, temui dia dan minta maaflah.” PersahabatanTemanDukungan Author:Achmad Aditya Avery
“Kedengkian terhadap sahabatmu tidak akan pudar hingga kamu menemuinya, melihat senyumnya, kemudian mendukungnya, lalu merayakannya. Kedengkianmu akan punah dengan sendirinya.” SahabatPersahabatanKedengkian Author:Achmad Aditya Avery
“Kita telah berjanji untuk tidak terlalu bertingkah mesra, tidak pula berjanji untuk mengatakan pada dunia bahwa kita adalah sahabat, tidak! Tidak perlu dan tidak berguna. Kita hanya perlu mengulurkan tangan, merangkul, menangis, dan berjuang bersama ketika salah satu dari kita menghadapi kekalahan, duka, dan kesulitan. Serta tertawa, menyiapkan hidangan kemenangan, saling memberi selamat, ketika salah satu dari kita berhasil melakukan sebuah kemenangan sekecil apa pun itu.” PersahabatanKemenangan Author:Achmad Aditya Avery
“Persahabatanku dengan kata-kata tidak jauh beda dari persahabatan sang pelukis dengan lukisannya, sang pelari dengan kakinya, sang ilmuwan dengan bukunya, sang penerjemah dengan kamusnya, sang dokter dengan alat-alat kedokterannya, sang akuntan dengan kalkulatornya, sang pemimpi dengan impiannya, aktivis dengan pemikiran serta orasinya, sang Edison dengan lampunya, sang pemimpin dengan kebijaksanaannya, sang penyusun skripsi dengan jurnal serta analisisnya, sang koki dengan masakannya, sang putri tidur dengan gulingnya.” MotivasiPersahabatanTulisan Author:Achmad Aditya Avery