“kita menjadi kabilah yang diburu dan dijadikan penjahat seperti kaum Musa as oleh agama yang kita pegang dan junjung dengan percaya dijadikan syariat dan jalan kebenaran; cahaya dan penyuluh sedang mereka dengan keangkuhan dan kesombongan Firaun menjulang pedang tajam kebebasan serta tombak kenihilan untuk merobek agama dan kebenaran Tuhan yang kita miliki atas nama hak asasi manusia, kesamarataan dan kebebasan berfikir maka al-Quran mereka jadikan buku dari tangan manusia yang boleh ditafsir akal sesuka hati dan dimaknakan semahunya suara-suara mereka lagi mengatakan bahawa nabi-nabi hanya mitos yang dicipta oleh agama - maksum itu hanya dongeng dan Islam adalah nama yang diberikan warna penuh kelabu untuk dilihat dengan penuh sinis dan prasangka gelap. (Perjalanan 2)” IslamIslamophobiaAgamaKebebasanBaratLiberalismeHak Asasi Book:Perjalanan Sang Zaman Source: Perjalanan Sang Zaman
“negara kata Ibnu Khaldun adalah kebun tanaman yang dipagar; hidup subur dalam kawalan namun Hobbes lebih percaya negara adalah raksasa pelindung - dan aku lebih percaya negara adalah sungai deras yang menghanyutkan segala yang melintasinya hari ini para liberal menghujat para demokrat tentang negara yang harus befungsi sebagai sebuah pasar yang tercipta oleh individualiti sedang demokrat menolak dan mengatakan negara adalah pusat yang mengatur individu prinsip-prinsip yang berebza segera membentuk kutub yang berbeza dan perjuangan yang saling bertentangan (Perjalanan 21)” IslamBaratNegaraFalsafah Book:Perjalanan Sang Zaman Source: Perjalanan Sang Zaman