“Laura, istriku. Cintaku hanya kuberikan untukmu dan Prapti. Kalau akhirnya kau menemukan jodohku nanti, penggantimu itu statusnya tidak lain dari mata air yang hanya kubutuhkan ketika aku menginginkan air. Tidak lebih dari itu, karena aku memang tidak ingin mengangkatnya ke tingkat yang lebih tinggi. Bagimu ini mungkin menyakitkan karena aku memperlakukan kaum sejenismu sebagai alat yang hanya kuperlukan sewaktu-waktu. Apa boleh buat. Maafkan aku kalau aku tidak dapat memberikan cintaku kepada orang lain selain padamu dan Prapti. Karena cinta yang tidak dapat kuberikan kepada orang lain itu pulalah, surat ini kutulis di malam yang telah mulai larut ini. Hanya itu yang ingin kukatakan.” RomanceLost LoveWidowhoodSecond Love Book:Wanita Itu Adalah Ibu Source: Wanita Itu Adalah Ibu