“Kehidupanmu ada di persimpangan berikutnya. Dulu kamu bertanya tentang definisi pulang, dan kamu berhasil menemukannya, bahwa siapa pun pasti akan pulang ke hakikat kehidupan. Kamu akhirnya pulang menjenguk pusara bapak dan mamakmu, berdamai dengan masa lalu yang menyakitkan. Tapi lebih dari itu, ada pertanyaan penting berikutnya yang menunggu dijawab. Pergi. Sejatinya, ke mana kita akan pergi setelah tahu definisi pulang tersebut? Apa yang harus dilakukan? Berangkat ke mana? Bersama siapa? Apa 'kendaraannya'? Dan ke mana tujuannya? Apa sebenarnya tujuan hidup kita? Itulah persimpangan hidupmu sekarang. Menemukan jawaban tersebut. 'Kamu akan pergi ke mana?'.” KehidupanManusiaKutipanBijaksanaMasa LaluOrang TuaMasa DepanPergiPulang Book:Pergi Source: Pergi
“Dalam banyak hal kita tidak bisa memilih waktu terbaik. Saat sesuatu itu datang, kita hanya bisa bersiap menghadapinya.” KehidupanWaktuBijaksanaPersiapan Book:Pergi Source: Pergi
“Pernikahan, urusan perasaan, cinta, kebencian, itu semua tidak sesederhana yang dilihat. Kadangkala tidak bisa dijelaskan, kadangkala dipenuhi kesalahpahaman, kadangkala dipenuhi kesedihan dan kemalangan.” CintaKutipanBijaksanaPernikahanPerasaanKesedihanKebencianKemalanganKesalahpahaman Book:Pergi Source: Pergi
“Aku tidak akan membiarkan perasaan bersalah atau orang lain menghakimiku, karena mereka tidak berhak melakukannya. Biarlah Tuhan kelak yang menghakimiku.” BijaksanaPerasaanSalahPenghakiman Book:Pergi Source: Pergi
“Kita harus bersiap dengan kemungkinan terburuk. Tapi jangan biarkan emosi, rasa marah, kebencian kepada lawan membuat penilaian kita menjadi keliru. Tetap fokus pada tugas masing-masing. Marah, tindakan nekat membabi-buta hanya membuat lawan kita tertawa.” BijaksanaEmosiMarahKebencianKemarahan Book:Pergi Source: Pergi
“Urusan sepenting apa pun bisa menunggu, tapi makanan hangat tidak. Jika tidak segera disantap, dia akan dingin.” BijaksanaBisnisMakananUrusan Book:Pergi Source: Pergi
“Ada banyak solusi selain membunuh seseorang. Kecuali tidak ada jalan keluar lagi. Tidak selalu seorang tukang pukul itu pembunuh seperti penjahat.” KehidupanBijaksanaSolusiJalan HidupTukang Pukul Book:Pergi Source: Pergi