“Tejo menyelimuti malam dengan kebekuan, gelisah lama dan berbisik, "Aku tutupi sedihku Pertanda aku menyesal telah bersalah Agar marahmu seimbang Karena kutahu Marahmu karena cinta terbaikmu Dan itu alasan merapi tak bergerak Lalu saat kamu bersedih karena lukaku Air matamu bagai ombak pantai Gemuruh menindih isak tangis Namun kamu mencoba tersenyum Kuatir aku tau sedihmu Karena sedihmu adalah cinta terbaikmu buatku Relakah aku dengan kepergianmu? Merapi mungkin sedang menunduk Seraya memaafkan kebodohanku Langkah kakimu tertulis namaku Begitupun kesunyian yang kupilih Penuh wajahmu Lengkap dengan senyum dan gerak tubuhmu Merengkuhku Sederhana Tejo bergumam, " Tumini sayank, aku tidak sehidup ketika bersamamu....” LoveLifeTogethernessMan And WomanSederhana Author:WAZ
“MISTERI PERTIGAAN BAWAH PUSAR DIPERJUANGKAN DENGAN BERBAGAI CARA _wasiman waz” LifeHeavenHellTraffic LightsPusar Author:WAZ