“tanpa matahaRi Malam berjalan sangat lambat menandakan siksa hati yang lama dan perih seraya tetap memaksa otak menangkap kegetiran itu melalui bayangan masa lalu yang jelas tertelan sangat jauh... Secara jelas bobot penyesalan makin berat dan membesar, menghilangkan kesadaran tentang bagaimana langkah kecil telah mampu merobohkan bangunan yang didasari oleh perasaan memiliki Kemampuanku melemah seiring redupnya semangat menanyakan apa yang sedang berubah sekarang karena membayangkan saja telah terasa begitu menakutkan untuk kuhadapi. Menahan adalah pilihan terbaik Apakah kamu merasakan hal yang sama denganku? Lalu kuusap pelan air bening dari sudut mataku..... Malam masih enggan... _wasiman waz” LoveRomanceSunCintaMalamMatahari Author:WAZ
“Tejo menyelimuti malam dengan kebekuan, gelisah lama dan berbisik, "Aku tutupi sedihku Pertanda aku menyesal telah bersalah Agar marahmu seimbang Karena kutahu Marahmu karena cinta terbaikmu Dan itu alasan merapi tak bergerak Lalu saat kamu bersedih karena lukaku Air matamu bagai ombak pantai Gemuruh menindih isak tangis Namun kamu mencoba tersenyum Kuatir aku tau sedihmu Karena sedihmu adalah cinta terbaikmu buatku Relakah aku dengan kepergianmu? Merapi mungkin sedang menunduk Seraya memaafkan kebodohanku Langkah kakimu tertulis namaku Begitupun kesunyian yang kupilih Penuh wajahmu Lengkap dengan senyum dan gerak tubuhmu Merengkuhku Sederhana Tejo bergumam, " Tumini sayank, aku tidak sehidup ketika bersamamu....” LoveLifeTogethernessMan And WomanSederhana Author:WAZ
“Tempat perjanjian di mana pernah terungkap sebuah janji untuk bersama duduk di sana menikmati debaran hati seraya mengaitkannya pada dinding kecintaan _tejo masih dalam telor batu _wasiman waz” LovePromiseJanji Author:WAZ