“Pesta Yunani, pesta kaum demokrat yang membuktikan betapa filsafat dan kegembiraan murni benar-benar adalah saudara sekandung, karena kedua-duanya lahir dari rahim keindahan, yang tiada lain ialah cahaya cerlang keteraturan dan kebenaran, yang telah dibuahi oleh benih segala yang baik, baik melulu, baik murni, baik manusiawi.” LifeBeautyGoodness Book:Burung-Burung Rantau Source: Burung-Burung Rantau
“Negeri ini sungguh-sungguh membutuhkan pemberani-pemberani yang gila, asal cerdas. Bukan yang tahu adat, yang berkepribadian pribumi, yang suka harmoni, yang saleh alim, yang nurut model kuli dan babu.” CountryWisdom Book:Burung-Burung Rantau Source: Burung-Burung Rantau
“Manusia tertawa jika dia terjepit dalam situasi antara logika dan kenyataan yang berbenturan tanpa dia dapat menguasainya.” Laugh Book:Burung-Burung Rantau Source: Burung-Burung Rantau
“Konsep berdasarkan agama universal dan sosialisme pada kodratnya mengatasi, melampaui, batas-batas nasionalisme; dan cirinya yang universal pada dasarnya pascanasional.” HumanismeNasionalismeSosialisme Book:Pasca-Indonesia Pasca-Einstein Source: Pasca-Indonesia Pasca-Einstein
“Bangsa yang menempatkan perasaan atau intuisi atau bahkan “wahyu mistik” di atas bobot argumentasi nalar, bahkan mengkualifikasi orang nalar sebagai sombong tidak tahu unggah-ungguh adat dan sebagainya, bangsa semacam itu bukanlah tanah-tumbuh dan iklim yang tepat untuk sains dan teknologi.” MitosTeknologiSainsTakhayul Book:Pasca-Indonesia Pasca-Einstein Source: Pasca-Indonesia Pasca-Einstein
“Penganggapan ada dialektika Teknologi vs. Kebudayaan tidaklah betul. Kedua hal itu bukan tesis-antitesis, karena teknologi pun adalah bagian konstitutif dari kebudayaan. Ataukah di sini kebudayaanm seperti salah kaprah ditafsir, diidentikkan dengan kesenian?” TeknologiKebudayaanSainsKesenian Book:Pasca-Indonesia Pasca-Einstein Source: Pasca-Indonesia Pasca-Einstein
“Sains dan teknologi demi kodratnya akan menggiring kita ke keseragaman, tetapi sekaligus kebutuhan anti-seragam, anti-massa, dan anti-berbaris akan semakin beraksi. Orang akan semakin mencari yang unik, yang memberi simbol kemerdekaan diri melawan kebudayaan massal dunia teknologi dan industri. Manusia massa dan kaum elite isolasionis akan berdampingan dalam satu kampung dan satu ruangan. Seperti di dalam bioskop, massal sekaligus sunyi sendirian dengan gagasan masing-masing.” TeknologiSains Book:Pasca-Indonesia Pasca-Einstein Source: Pasca-Indonesia Pasca-Einstein
“Bangsa yang suka bohong demi menutupi malu atau menyelamatkan gengsi bukan tanah-tumbuh yang baik untuk sains dan teknlogi karena dunia pembohongan langsung frontal melawan rasionalitas yang menjadi modal dan dasar utama bagi pengembangan sains dan teknologi.” TeknologiSains Book:Pasca-Indonesia Pasca-Einstein Source: Pasca-Indonesia Pasca-Einstein
“Kini dunia sains dan teknologi harus dilihat sebagai sesuatu yang oleh John Kenneth Galbraith disebut technostructure, yang semakin berwilayah mondial, trans- dan multi-nasional, suatu organisme dan organisasi yang otonom dan sangat berdaulat, bertindak sistematis dengan segala prarancang, produksi kontrol dan pemodalan canggih. Struktur-techno ini akan semakin lebih kuasa daripada kekuasaan negara-negara kebangsaan, dan ikut menentukan perang atau damai dan segala dimensi kehidupan sampai di pelosok paling terpencil pun.” TeknologiSains Book:Pasca-Indonesia Pasca-Einstein Source: Pasca-Indonesia Pasca-Einstein
“Apa arti kata pribadi dan keyakinan pribadi dan keyakinan harga diri dan nasion dan ibu dan segala istilah abstrak itu? Apa beda tentara dan gerombolan bandit? Apa beda seni kesatria dan nafsu membunuh? Apa perbedaan pahlawan kemerdekaan yang gugur dan serdadu penjajah yang mampus? Jelasnya, bagi yang mati itu? Nama harum, noda nasib? Semua jenderal yang menang disebut pahlawan, semua jenderal yang kalah disebut penjahat perang. Oleh siapa sebenarnya nama harum dan pujaan itu sebetulnya dibutuhkan? Oleh yang mati atau yang menjadi ahli waris ataua kelompok yang membutuhkan legitimasi? Pemerkokoh ideologi yang ditentukan apriori?” IndonesiaNasionalismeHarga DiriIdeologiSejarah Indonesia Book:Burung-Burung Manyar Source: Burung-Burung Manyar
“Perang tidak bisa dimenangkan dengan emosi. Tetapi perhitungan yang dingin.” EmosiPerang Book:Burung-Burung Manyar Source: Burung-Burung Manyar
“Mengapa ada orang-orang tertentu yang harus menderita dalam dunia dan semesta yang indah ini? Mengapa orang tidak bisa hidup bersama dalam damai dan kerukunan, dalam penikmatan segala yang indah dan benar dan baik dalam alam serta kehidupannya?” KehidupanNasibDerita Book:Burung-Burung Rantau Source: Burung-Burung Rantau