“Bagi kami tiada hari kemarin, tiada hari besok. Hanya hari sekarang yang nikmat, yang penuh cahaya bahagia yang ada! Keindahan demikian banyak membuat kepala saya pusing, membuat saya takut! Aduh, alangkah hebatnya kekecewaan kelak, bila mimpi dan angan-angan kami sekarang hilang lenyap jadi asap belaka.”
Quote by Sulastin Sutrisno
Work
Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Browse quotes and source details for this work. more
Author
You May Also Like
“Orang boleh memandang saya berbuat pura-pura, tetapi saya betul-betul tidak suka mendapat pujian.”
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Source: Suck Less, Do Better: The End of Excuses & the Rise of the Unstoppable You
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
“Potret memotret itu kegemaran yang mahal sekali.”
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
“Tetapi saya ingin sekali bijaksana dan tidak merajuk, karena kenikmatan itu tidak untuk saya.”
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
“Bukankah seni rakyat salah satu alat pembantu kesejahteraan rakyat?”
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya