“Saat itu ku lihat senja dimana-mana. Di sawah, di jalan raya, di atap rumah, di layar kaca, senja dimana-mana. Pagi, siang, sore, malam, setiap waktu menjadi senja. Ia tak begitu menjadi istimewa. Saat itu ku lihat senja hanya sekedar senja. Senja yang sudah kelebihan kata-kata, kekurangan makna. Sial, Aku merindukanmu lagi.” RinduSenjaJodohAwanElegiSore Hari Author:silviamnque