“People are raised to believe that happiness is the land to which they are destined to travel. But that belief, which one so easily accepts as true, might just as well be a mirage.” HappinessBeliefDestinyAcceptanceTravelIronyTrueIndonesiaMirage Book:The Mute's Soliloquy: A Memoir Source: The Mute's Soliloquy: A Memoir
“.... Dan semua itu berjalan dari detik ke detik, hari ke hari. Akhirnya orang jadi biasa juga dengan keadaannya. Dan mereka, yang tidak kena kerja paksa, tidur sehari-harian, atau berjalan-jalan mengedari pelataran dalam yang sempit itu, mengelamun, berangan-angan. Ya itu pun berjalan saja dan berjalan saja. Kadang-kadang orang tak sempat menginsyafi apa sesungguhnya yang telah dialami sehari-harian. Tapi dengan pasti hidupnya telah gompal sejam demi sejam. Kadang-kadang orang tidak sempat mengenangkan hari-depannya. Orang lebih suka memikirkan hal-hal yang dekat-dekat: makan, buang air, nyanyi, mengobrol tak berkeputusan, memaki-maki, atau mengaduh dengan tiada maksud. Atau-orang memikirkan sesuatu yang jauh, yang besar, yang takkan tercapai oleh tenaga dan tangan manusia-terutama sekali manusia yang dipenjarakan. Kemudian.. Kemudian semua berjalan saja. Berjalan saja. Berjalan saja. Juga umur manusia berjalan mendekati akhirnya. Juga balatentara kedua belah pihak berjalan mendekati keruntuhan atau kemenangannya. Dan tak ada tangan manusia yang kuasaa membatalkan proses itu ...” NovelIndonesiaHidupManusiaPramoedya Book:Mereka Yang Dilumpuhkan Source: Mereka Yang Dilumpuhkan
“Yang tak berdarah mati. Yang kekurangan darah lemah. Hanya yang berlumuran darah saja perkasa. Ada adinda dengar? Perkasa! Dan hanya si lemah berkubang dalam air matanya sendiri. (Tumenggung Mandraka)” IndonesiaSejarahMangirMataram Book:Mangir Source: Mangir
“Saya masih berpendapat bahwa Multatuli besar jasanya kepada bangsa Indonesia, karena dialah yang menyadarkan bangsa Indonesia bahwa mereka dijajah. Sebelumnya, di bawah pengaruh Jawanisme, kebanyakan orang Indonesia bahkan tidak merasa bahwa mereka dijajah.” IndonesiaJawaPenjajahanMultatuli Book:Saya Terbakar Amarah Sendirian! Source: Saya Terbakar Amarah Sendirian!
“Every award for me is important because it means a slap against militarism and fascism in Indonesia.” MeanImportantAwardsFascismIndonesiaSlapMilitarism Author:Pramoedya Ananta Toer