Quotessence
Home / Quotes / Quote by Günhan Kuşkanat

Quote by Günhan Kuşkanat

“İnsan kendini kolay tanımaz. Yanılır, zanneder, kendine kızar, kendine şaşırır, sonra becerebilirse kendini bile anlayamayacağını öğrenir, düşe kalka. Unutma, en son kendini affeder insan.”

Quote by Günhan Kuşkanat

Work

Aşk Bir Kar Tanesi

Browse quotes and source details for this work. more

Author

Günhan Kuşkanat

Browse famous quotes and profile details for Günhan Kuşkanat. more

You May Also Like

“Emptiness, an absolute vacuum, cannot be curved, yet only emptiness makes space. Only matter, our idea of matter, can be curved; its curving is not a condensation of energy but the dilution of the energy of compressed “knowledge,” “mind,” idea,” “thought,” or “spirit.” Only this condensed essence, “immaterial substance,” can be curved in its expansion or “extension.” Neither the “real space” (absolute vacuum) has an actual dimension, nor does the universal essence, the “ultimate substance,” have it. The “immaterial substance,” Universal Mind, is the only authentic energy of the Being, existing in its knowledge and “memory.”

“Benim Taşlı Yarım (Şiir) İnsan bi' insanı arar, o zaman neden, bulursa hemen kaçar! İnsan bi' hayal kurar, o zaman neden, gerçek olmaktan korkar! İnsan bi' ilaç arar, o zaman neden, gururu reddetmiyor - ruhunun bi' ışık arar, o zaman neden, geçmişten vazgeçmiyor! Bu dünya, daşlı dünya, canlı olmaktan korkar. O benim taşlı yarım, alışmaktan kaçar!”

“Fractals Sekiranya ia mengira ini hanyalah permainan penuh jebakan Langit jenuh oleh tangisan hujan Seperti tangga lagu dalam nada yang pilu Paras hijau rembulan bertemu merah si gaun malam Kautarik angka-angka itu menjauh dari kantungmu Peruntungan yang letih kaucari sembari menunggu pagi. Tak terbayangkan sudah berapa banyak lilin yang membakar dirinya. Sayap kupu-kupu yang terhenti oleh rasa gentarnya. Setelah jeda, seekor ulat beringsut turun menyusuri anak-anak tangga. Memutus tali harapan dari pisau yang ragu Seperti perahu terpanah ombak merindu Ke mana Ichimoku hendak pergi membawa dirimu? Langit kelam tempat di mana semua kapal karam tenggelam Lubang hitam menganga di antara celah sempit segitiga bermuda. Di sanalah konon akan kita temukan, kawanan banteng yang mati mengenaskan. November 2025”