Quotessence
Home / Quotes / Quote by Shelley K. Wall

Quote by Shelley K. Wall

“From Flood, Flash, and Pheromones--coming soon: As Cassie’s body hurled toward him in the swirl, she realized the brevity of the situation. This was it. This was the moment that determined whether she lived to see another day or drowned in this filthy brown water. This was the moment she proved she had never been a quitter, never been a weakling. All the problems she’d dealt with at work today seemed trivial.”

Quote by Shelley K. Wall

Author

Shelley K. Wall

Browse famous quotes and profile details for Shelley K. Wall. more

You May Also Like

“.... Dan semua itu berjalan dari detik ke detik, hari ke hari. Akhirnya orang jadi biasa juga dengan keadaannya. Dan mereka, yang tidak kena kerja paksa, tidur sehari-harian, atau berjalan-jalan mengedari pelataran dalam yang sempit itu, mengelamun, berangan-angan. Ya itu pun berjalan saja dan berjalan saja. Kadang-kadang orang tak sempat menginsyafi apa sesungguhnya yang telah dialami sehari-harian. Tapi dengan pasti hidupnya telah gompal sejam demi sejam. Kadang-kadang orang tidak sempat mengenangkan hari-depannya. Orang lebih suka memikirkan hal-hal yang dekat-dekat: makan, buang air, nyanyi, mengobrol tak berkeputusan, memaki-maki, atau mengaduh dengan tiada maksud. Atau-orang memikirkan sesuatu yang jauh, yang besar, yang takkan tercapai oleh tenaga dan tangan manusia-terutama sekali manusia yang dipenjarakan. Kemudian.. Kemudian semua berjalan saja. Berjalan saja. Berjalan saja. Juga umur manusia berjalan mendekati akhirnya. Juga balatentara kedua belah pihak berjalan mendekati keruntuhan atau kemenangannya. Dan tak ada tangan manusia yang kuasaa membatalkan proses itu ...”

“I likened her to the slender PSYCHÉ and judged that the perfection of her face ennobled everything unclean around her: The dusty hems of her bunched-up skirt, the worn straps of her nightshirt; the blackened soles of her bare feet [...] All this and the pungent air! Ô this night, sweet pungent night! "HÉBÉ" may come but a season. But this girl's season would know a hot spring and an Indian summer.”

“Its magnificence was indescribable, and its magnitude was inconceivable. She felt overwhelmed in the presence of its greatness. Pg 87”