“Tapi aku kira di situlah letak dari kontradiksinya. Perempuan mati - matian merawat tubuh dan wajah agar tampil cantik dan menawan. Biar kulit jadi putih glowing kata mereka. Dan tentu saja, itu mereka lakukan bukan sekedar untuk menyenangkan diri sendiri. Apa lagi kalau bukan untuk memuaskan mata kita laki-laki. Cantik butuh modal katanya. Jadi jangan salahkan perempuan kalau ngomong demikian. Tapi jangan juga salahkan laki laki, kalau kita coba - coba ambil kesempatan. Sebab ini cara paling gampang untuk membuat perempuan senang; bilang saja mereka cantik! Walau semua tahu, itu cuma pujian semu. Kalau kulit mereka putih, cukup bilang kalau mereka punya kulit idaman para lelaki. Kalau agak gelap kecoklatan, tinggal bilang saja betapa eksotisnya tampilan mereka hahaha... Dan gobloknya, masih banyak wanita yang termakan oleh tipuan buaya serupa itu. Seolah segala nilai dan harga diri mesti dipertaruhkan demi persepsi atau pandangan kita para lelaki atas penampilannya. Padahal ada begitu banyak arti untuk memaknai kecantikan, ada banyak tafsir untuk mengartikan keindahan. Bukankah demikian, Kawan?”
Quote by Titon Rahmawan
Author
You May Also Like
“Cantik–cantik kalau tidak punya etika, sama saja dengan nol puthul. Kosong! (Samuel)”
Source: Just in Love
Source: Blue Vino
Source: Mawaddah Ilmi Ingin Pulang
“Memangnya ke mana lagi aku akan pergi? Selain kepadamu?”
Source: Elipsis
Source: CATATAN PINGGIR 3
Source: Budaya Ilmu: Satu Penjelasan
“Memang sulit menjadi lebih baik, Lebih sulit lagi kalau itu hanya berakhir di pikiranmu.”