“Bukankah ia tidak perlu mencari dalam buku, kalau ia hendak tahu hal-hal yang jijik memuakkan. Hidup yang sesungguhnya penuh dengan hal seperti itu. Dan justru untuk menghindarinya, dalam pikirannya singgah di dunia-dunia yang diciptakan akal manusia secara alamiah atau khayal.”
Quote by Sulastin Sutrisno
Work
Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Browse quotes and source details for this work. more
Author
You May Also Like
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
“Orang boleh memandang saya berbuat pura-pura, tetapi saya betul-betul tidak suka mendapat pujian.”
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Source: Suck Less, Do Better: The End of Excuses & the Rise of the Unstoppable You
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
“Potret memotret itu kegemaran yang mahal sekali.”
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
“Tetapi saya ingin sekali bijaksana dan tidak merajuk, karena kenikmatan itu tidak untuk saya.”
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya
“Bukankah seni rakyat salah satu alat pembantu kesejahteraan rakyat?”
Source: Surat-Surat Kartini: Renungan Tentang dan Untuk Bangsanya