“Dengarkan pepohonan saat mereka bergoyang tertiup angin. Daun mereka menceritakan rahasia. Kulit mereka menyanyikan lagu-lagu masa lalu saat tumbuh di sekitar batang. Dan akarnya memberi nama untuk semua hal” KehidupanBijakDaunPohon Author:Vergi Crush
“PERCAKAPAN DUA RANTING kalau pernah kamu bertemu dulu, apa yang kau inginkan nanti? sepi. kalau nanti kau dapatkan cinta, bagaimana kau tempatkan waktu? sendiri. bila hari tak lagi berani munculkan diri, dan kau tinggal untuk menanti? cari. andai bumi sembunyi saat kau berlari? mimpi. lalu malam menyer- gapmu dalam pandang tiada tepi? hati. baik...aku tak lagi memberimu mungkin? kecuali. baik..baik, aku hanya akan menya- pamu tanpa kecuali? mungkin. dan jika tetap seperti itu, embun takkan jatuh dari kalbumu? sampai. akankah kau patahkan tubuhmu hingga musim tiada berganti? mari. lalu kau tumbuhkan bunga tanpa kelopak tanpa daun berhelai-helai? kemari. juga kau benamkan yang lain dalam jurang di matamu? aku. katakan bahwa kau mene- rimamu seperti aku memberimu?... kau? ya. kau?...aku. Besancon, oktober sebelas 1997.” CintaWaktuHatiMimpiSepiAkuBumiBungaKauRantingDaunEmbunKalbu Book:Lalu Batu: Antologi Puisi Source: Lalu Batu: Antologi Puisi
“Daun yang rapuh takut dengan angin. Karena ia tahu ketika angin berhembus ia akan jatuh. Apakah kau juga hanya hati yang rapuh? Yang akan jatuh ketika angin berhembus?” AnginRapuhDaunJatuhDaun RapuhHati Yang Rapuh Author:Rohmatikal Maskur
“Daun itu kutiupkan untukmu sebagai pertanda atas peranmu yang kian dekat. Ketika kau menyadarinya maka kehidupan terselamatkan.” KehidupanDaunPeran Book:Anak Pohon Source: Anak Pohon