“... di dunia ini ada beberapa hal yang tidak bisa diubah: manusia-manusia yang hidup di masa lalu. Manusia-manusia yang memilih untuk tinggal dalam kenangan dan menutup mata pada kenyataan.” ManusiaDuniaKenanganMasa LaluKenyataan Book:Muara Rasa Source: Muara Rasa
“Di dunia ini, manusia terlahir dalam dua spesies, yang pertama adalah manusia bersayap dan yang kedua manusia tanpa sayap. Manusia yang bersayap ditakdirkan untuk terbang tinggi menggapai langit tak terbatas. Sementara spesies yang kedua, kebalikannya, ia ditakdirkan untuk tetap menjejak bumi dan menjalani hidupnya dengan terus menyentuh tanah. Nggak ada yang buruk dengan spesies yang kedua, mereka hanya menjalani takdirnya. Begitu saja.” ManusiaLangitTakdirImpianBumi Book:Maya Maia Source: Maya Maia
“Kenapa penyesalan selalu ada di belakang? Sebab dengan demikian manusia belajar dari kesalahan yang telah diperbuatnya. Belajar bahwa kehilangan akan sedemikian sakit. Manusia kadang baru bisa menghargai sesuatu setelah terlepas dari genggamanannya.” ManusiaSakitKehilanganBelajarKesalahanPenyesalanMenghargaiTerlepas Book:Queen: Ingin Sekali Aku Berkata Tidak Source: Queen: Ingin Sekali Aku Berkata Tidak
“Lagi pula, setiap manusia ditakdirkan untuk saling menyakiti. Betapa beruntungnya mereka yang tidak terlahir. Bahagia dalam ketiadaan.” ManusiaTakdirMenyakitiKetiadaan Book:Elipsis Source: Elipsis
“Di rumah susun ini ada begitu banyak jenis pecandu. Mereka tidak bisa hidup tanpa benda yang dicandunya. Sebenarnya, mereka tidak pernah benar-benar hidup. Manusia memang sebodoh itu. Selemah itu.” HidupManusiaBodohLemahCanduPecandu Book:Februari: Ecstasy Source: Februari: Ecstasy
“Manusia seringkali bersikap egois atas keinginannya, begitu Atran sering berkata padanya. Mereka seringkali menginginkan sesuatu tanpa memikirkan harga yang harus dibayarnya.” ManusiaKeinginanHargaEgoisDibayar Book:Elipsis Source: Elipsis
“Dalam setiap diri manusia selalu ada suatu bentuk ketakutan untuk tidak dicintai, terbuang, dan terlupakan. Ia munafik kalau hal tersebut tidak terselip dalam hatinya. Jauh dalam lubuk hati Renatha masih tersembunyi ketakutan bahwa ia akan menghabiskan sisa hidup seorang diri, menua, dan akhirnya terlupakan.” ManusiaKetakutanMunafikTerbuangTerlupakan Book:Muse Source: Muse