“Aku hanya setetesan lelah, yang engkau tampung dalam cawan sepi yang kemudian menguap lagi dan pergi. Aku hanya sekumpulan bayangan, yang engkau hidupi dari lampu kecilmu. Setidaknya aku pernah ada walau hanya sekedar mengusik sedih, Meski pada akhirnya menghilang lagi untuk kesekian kali ...” SedihSepiPergiKecewaLelahMenghilang Author:Manhalawa
“Tak terasa pergi berlabuh Satu demi satu, Dingin laksana malam yang sepi beradu Tabu pergi menjauh. Jauh didalam daku, Hilang laksana angin yang menderu ... Hampa, - . .” CintaSedihSahabatSepiPergiHilangHampa Author:Manhalawa
“Mengapa engkau menitipkan segenggam rasa jika Cinta itu tidak pernah ada? Lalu engkau mengambilnya dan pergi, seketika lalu engkau tanam rasa itu pada yang lain ... membuatku tersiksa... Tidakkah engkau tahu betapa sakitnya itu? Kemudian lebih sakit ketika engkau melihatku tersiksa oleh rasa namun dikau tersenyum bersama dia... kau membuatku bimbang, padahal aku Cinta” CintaRasaSakitPergiBimbangTerluka Author:Manhalawa
“Aku ingin pergi, meninggalkan dunia yang penuh dengan sesal ini Aku ingin kembali, kepada malam yang terlelap dengan sunyi itu Agar aku dapat merasakan damainya alam Tanpa memikirkan yang terlilit hura, yang terperangkap untuk merebut puas, yang tenggelam dalam ego, dan mati karna Keinginan yang fana ...” MalamPergiKeinginanDamaiSesalMeninggalkan Author:Manhalawa
“Aku terjatuh dalam lubang yang curam, Disana ku habiskan seluruh sepenuh Aku mati di duri yang menikam Ku lepas nafas jiwa pergi jauh... Aku kau dan kita Sejauh tak bersua menikam di dada Sedekat tak memandang sinis lirikan Sudah... Sudahlah menghilang Kabur tak terlihat Hampa... Dingin, Diam, Hening dan Sunyi ? Kita, ... bertemu lagi.!” Patah HatiSakitPergiKecewaHilangPutus Author:Manhalawa